Biarkan aku
mencintai dengan cara yang sederhana.
Sesederhana
saat mudah saja aku mengingatmu ketika menikmati embun pagi, yang begitu sejuk
melekat di kulitku.
Sesederhana saat
aku merasakan kesedihanmu ketika cahaya lembut berwarna perak sang rembulan,
menyinari kulitku.
Sesederhana saat
rerumputan itu membuatku terkenang saat-saat senyummu begitu cantik mengisi
hidupku, meski mungkin pada saat yang sama kamu telah lupa caranya tersenyum.
Sesederhana saat
pelangi itu menghadirkan cinta ini untukmu, meski kenyataannya kamu telah
melupakan segala tentangku.
Sesederhana
saat hujan datang, yang suara tetesannya melantunkan nada-nada yang berlagu
tentangmu.
Sesederhana saat
aku menyelami lautan biru, dan mengingat engkau pernah menungguku di tepian
pantainya.
Sesederhana saat
aku menyanyikan lagu untukmu, meski mungkin kini nadanya telah usang dan kau
campakkan dari pikiranmu.
Yaah...
Sederhana. Tetapi semua tetap berarti untukku.
Biarkan aku
mencintaimu dengan caraku.
Dengan cara
yang mungkin tak akan dipahami oleh orang lain.
Dengan cara
sederhana.
Seperti kesederhanaanmu telah membuatku jatuh sejak pertama jumpa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar