Minggu, 07 Juni 2015

DENGAN SEBAB SEDERHANA

Biarkan aku mencintai dengan cara yang sederhana.

Sesederhana saat mudah saja aku mengingatmu ketika menikmati embun pagi, yang begitu sejuk melekat di kulitku.

Sesederhana saat aku merasakan kesedihanmu ketika cahaya lembut berwarna perak sang rembulan, menyinari kulitku.






Sesederhana saat rerumputan itu membuatku terkenang saat-saat senyummu begitu cantik mengisi hidupku, meski mungkin pada saat yang sama kamu telah lupa caranya tersenyum.

Sesederhana saat pelangi itu menghadirkan cinta ini untukmu, meski kenyataannya kamu telah melupakan segala tentangku.

Sesederhana saat hujan datang, yang suara tetesannya melantunkan nada-nada yang berlagu tentangmu.

Sesederhana saat aku menyelami lautan biru, dan mengingat engkau pernah menungguku di tepian pantainya.

Sesederhana saat aku menyanyikan lagu untukmu, meski mungkin kini nadanya telah usang dan kau campakkan dari pikiranmu.

Yaah... Sederhana. Tetapi semua tetap berarti untukku.

Biarkan aku mencintaimu dengan caraku.

Dengan cara yang mungkin tak akan dipahami oleh orang lain.


Dengan cara sederhana. 

Seperti kesederhanaanmu telah membuatku jatuh sejak pertama jumpa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar