Minggu, 16 Juni 2013

Titip Rindu Buat Papa 2

Sore di pertengahan bulan juni. Hujan baru saja mampir,  berbaik hati untuk sedikit meredam teriknya mentari yang seharian tak lelah menyinari sejak pagi tadi. Hampir 5 tahun telah berlalu sejak kehilangan besar itu, saat-saat hidup terasa begitu berat untuk di jalani. Saat-saat terasa begitu sesak bahkan untuk sekedar menghela napas. Tetapi begitulah hidup berjalan adanya. Terkadang hidup begitu kejam memberikan pelajaran kepada kita, tetapi hidup pun tak jarang menyodorkan rasa semanis madu.  

Dan begitulah kepedihan itu berlalu seiring dengan waktu yang berjalan. Tetapi tetap saja waktu takkan mampu menghapus kerinduan saat-saat dirimu masih disini. Saat-saat tawa ceriamu masih senantiasa terdengar, beriringan dengan tawa-tawa polos anak-anak didikmu. Saat suaramu setia membangunkan aku untuk tak melewatkan waktu subuh. Saat-saat tangan kekarmu selalu memegang kepalaku ketika aku melakukan sesuatu yang membanggakanmu.

Ah,senja di tanggal 16 juni sekali lagi membawa ingatanku akan kenangan tentangmu. Rindu ini tak akan pernah pudar seiring dengan teladan-teladanmu yang masih ku jadikan pegangan untuk mengarungi sisa hidup di dunia ini. Thanks for all Dad, how i miss you and i miss your love.





ALLAH-ku sayang, sekali lagi aku memanjatkan doa untuk Papa, titipkan juga rindu ini buat Papa. Sayangilah dia selalu, tempatkan dia bersama orang-orang yang kau muliakan di sisi-MU. AAMIIN... :’)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar