Minggu, 25 November 2012

WHAT ARE LOVE TALKING ABOUT??

Katanya kisah cinta yang paling menyakitkan itu, adalah ketika dua orang yang memiliki perasaan cinta yang sama besarnya tapi tak pernah mungkin untuk bisa saling memiliki. Mungkin semisal kisah cinta “Romeo dan Juliette” yang legendaris itu, atau kisah cinta dengan latar belakang tandusnya padang pasir pada lakon “Layla dan Majnun”, atau yang lebih dekat lagi bersinggungan dengan kehidupanku adalah kisah cinta temanku –sebut saja-  Mig dan Mawar.


Tetapi ada persamaan dari kisah-kisah cinta yang disebutkan diatas. Ya, tak peduli sebesar apa halangan yang menghadang, atau semustahil apa harapan yang mereka ingin wujudkan, mereka tetap teguh tak tergoyahkan untuk menjaga cinta yang berkobar dalam hatinya.
Entah karena sejak kecil aku terbiasa berpikir nyeleneh hingga banyak yang menyebutku aneh, aku malah tak berpikir kisah-kisah diatas menyedihkan. Justru kekaguman yang kurasakan. Betapa hebatnya pendirian mereka untuk berpegang teguh pada cinta yang tak mungkin. Diluar kenyataan kisah-kisah diatas ada yang hanyalah tokoh fiktif, tetap saja menurutku luar biasa.

Tetapi seiring waktu yang berlalu, aku menemukan rahasia dibalik tekad mereka yang luar biasa tersebut. Itu adalah tekad untuk menjaga dan mempertahankan cinta dan perasaan yang sama besarnya dari kekasih mereka. Ternyata itulah rahasianya. Dan saat menyadari kenyataan itu, perasaan bahwa mereka adalah individu-indivu yang luar biasa tiba-tiba sedikit berkurang. Karena menurutku adalah lebih luar biasa orang-orang yang memilih untuk tetap mencintai meski mereka sadar  cinta mereka tak akan pernah terbalas.



“cinta itu harus memiliki, karena itulah ada perasaan rindu dan cemburu”

Benarkah??

Tidak, karena cinta adalah suatu hal yang tak bisa dipaksakan. Adalah suatu kejahatan jika kita memaksakan untuk memiliki orang yang kita cintai saat kita tahu bahwa hatinya tak kita miliki. Cinta terindah adalah ketika cinta yang kita miliki dibalas dengan cinta yang sama.

Aku teringat kata seorang sahabat saat aku menanyakan menurutnya apa cinta sejati itu. Jawabannya benar-benar diluar dugaan.

“ketika aku dan kekasihku sambil bergenggaman tangan  tetap setia selalu bertengkar soal siapa yang lebih menyayangi siapa, disaat rambut mulai putih dan menipis, saat tulang-tulang tak mampu lagi menyangga tubuh ini untuk berdiri tegap. Itulah cinta sejati”


And i speechless..........



 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar